Monday, November 2, 2009

Tujuan hidup

Kita bangun tidur, mandi, berpakaian, berangkat ke kantor dan bekerja, pulang sore hari, mandi, ganti pakaian dan beristirahat tidur. Lalu kembali bangun, mandi, berpakaian, berangkat ke kantor dan bekerja, jika ada waktu luang, kita bersenang-senang berkumpul atau rekreasi bersama teman-teman, pacar, atau keluarga. Demikian seterusnya dan seterusnya.

Waktu terus berjalan, hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun, tanpa terasa umur kita semakin bertambah, sebenarnya apa yang kita cari dalam hidup ini? Kebahagiaan? Bagaimanakah kita mendapatkannya? Apakah kebahagiaan itu? Apakah kebahagiaan itu harta yang banyak? Jabatan yang tinggi? Atau pasangan yang cantik dan anak-anak?.

Kita terlahir didunia ini, dan kelak kita akan meninggalkan dunia ini. Bukankah kita sering melihat bayi yang baru lahir ke dunia ini? Dan bukankah kita sering melihat orang-orang yang meninggal? Apakah hidup ini hanyalah sebatas didunia saja? Tidakkah kita percaya kehidupan setelah mati? Akhirat. Apakah kelak diakhirat kita akan selamat? Apa yang telah kita perbuat didunia ini untuk selamat diakhirat?.

Banyak orang-orang di dunia ini yang tidak merasa bahagia walaupun telah memiliki banyak harta, jabatan tinggi, pasangan yang banyak dan cantik serta memiliki anak-anak. Justru hidupnya tetap terasa hampa. Apa yang mereka usahakan justru terasa jemu setelah didapatkan, tidak pernah merasa puas, mereka merasa dirinya bekerja sebagai budak waktu.

Apa bedanya kita dengan binatang? Hidup tanpa tujuan. Hidupnya hanyalah makan, tidur, bercengkrama dengan pasangan, kawin, dan melahirkan keturunan, atau berusaha menjadi dominan dilingkungannya. Padahal kita telah dianugerahi keutamaan daripada makhluk lain oleh Allah.

“ Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?, atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu).” (QS. Al Furqan : 43-44)

Apakah tujuan hidup ini? Apakah tujuan Allah menciptakan manusia? Tidaklah Allah menciptakan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Nya.

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat : 56)

Kesimpulannya, Kita bekerja sebaik-baiknya didunia, namun jangan lupa tujuan penciptaan kita sebagai manusia yaitu untuk mengabdi (ibadah) kepada Allah. Agar kita mendapatkan anugerah, kekokohan iman kepada-Nya, senantiasa bersyukur atas apa yang Ia anugerahkan, dan berserah diri kepada-Nya. Bekerja sebaik-baiknya didunia untuk kebahagiaan didunia dan diakhirat kelak. Itulah kebahagiaan, Insya Allah. Dan inilah sebaik-baiknya do’a bagi seorang muslim.

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Al Baqarah : 201)

Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah melalui Nabi dan Rasul-Nya untuk membimbing manusia ke jalan yang lurus, agar selamat didunia dan diakhirat.

No comments:

Post a Comment